+62-812-3035-1056 marketing@adrianluis.com

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • LinkedIn
  • Print

Baru saja beberapa waktu yang lalu saya berbincang – bincang dengan salah satu mentor saya yang cukup sukses dengan bisnisnya, bayangkan saja dalam waktu beberapa tahun belakangan ini bisnisnya sudah mencapai skala nasional. Ternyata sewaktu berbincang dengan dia, satu hal yang sangat ditekankan adalah gaya hidup. Wajar saja jika pendapatan seseorang semakin meningkat maka kecenderungan orang tersebut akan menjadi konsumtif.

Menurutnya hal ini akan sangat berbahaya sekali, karena kalau pendapatan naik dan diiringi dengan tingkat konsumtif yang semakin naik. Dia pun menceritakan banyak orang yang sebenarnya sangat kaya tetapi masih memiliki gaya hidup yang sederhana.

Alhasil, dari tahun ke tahun kekayaannya semakin meningkat, bahkan asset dan investasinya sudah bergerak kemana – mana. Nahh, pilihannya ada di tangan setiap kita semua… Mau punya gaya hidup seperti apakah kita? Berlagak kaya tetapi sebenarnya tidak punya apa – apa, atau hidup sederhana tetapi boldly rich… It’s your choice!

Bertepatan dengan artikel ini, saya mau berbagi kepada para pembaca semua mengenai gaya hidup dari 5 miliader dunia… Selamat membaca dan terinspirasi… Let’s enjoy the life to the FULLEST!

Gaya Hidup 5 Milyader Dunia

Setidaknya sekali dalam hidup, mungkin sekali seminggu ataupun sekali dalam sehari, kita pernah berfantasi memiliki banyak uang. Apa yang akan anda lakukan jika kita memiliki uang jutaan atau bahkan miliaran (dalam USD)? Percaya atau tidak, ada millionaires dan billionaires yang hidup relatif normal, seperti orang – orang pada umumnya. Marilah kita lihat beberapa orang kaya yang hidup hemat / sederhana.

Warren Buffet

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • LinkedIn
  • Print
Jutaan orang membaca buku Buffet dan mengikuti perkembangan perusahaannya, Berkshire Hathaway’s. Tetapi rahasia sebenarnya dari Buffet mungkin adalah kesederhanaannya. Buffet, yang diperkirakan memiliki kekayaan $47 milyar, menghindari rumah dan barang – barang mewah. Dia dan istrinya masih tinggal di rumah sederhana di Omaha, Nebraska yang dibeli hanya dengan harga $31.500 lebih dari 50 thn yang lalu.

Walaupun dia makan malam di restoran – restoran terbaik di seluruh dunia, jika diberi pilihan dia akan memilih burger dan kentang goreng ditemani dengan cherry coke dingin. Ketika ditanya mengapa dia tidak memiliki yacht, dia menjawab “Mainan kebanyakan hanya akan membuat anda kesal”. (Coba cari tahulah bagaimana dia mulai dari menjual minuman ringan sampai akhirnya membeli perusahaan – perusahaan dan menghasilkan milyaran dolar.)

Carlos Slim

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • LinkedIn
  • Print
Ketika seluruh orang hanya mengenal Bill Gates, dan tidak mengenal Carlos Slim. Tetapi ini adalah sebuah nama yang patut diketahui. Slim, seorang Meksiko, tahun lalu sempat ditetapkan sebagai orang paling kaya sedunia – betul, lebih kaya dari penemu Microsoft yang terkenal. Slim memiliki kekayaan lebih dari $53 milyar dan walaupun mampu, dia tidak membeli barang – barang mewah. Dia, seperti Buffet, tidak memiliki yacht atau pesawat terbang dan dia telah tinggal di rumah yang sama selama lebih dari 40 tahun.

Ingvar Kamprad

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • LinkedIn
  • Print
Penemu perabotan Swedia yang fenomenal Ikea mencatat sukses dengan perabotan anda-rakit-sendiri (DIY : Do It Yourself) yang terjangkau. Bagi Kamprad, bagaimana menghemat uang bukan hanya untuk pelanggannya. Dia pernah di – quote “Orang2 Ikea tidak mengendarai mobil mewah atau tinggal di hotel mewah.” Hal tersebut juga berlaku bagi penemunya. Dia naik pesawat bisnis dan ketika butuh untuk pergi ke dalam kota, dia naik bus atau dengan Volvo 240GL nya yang berumur 15 tahun.

Chuck Feeney

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • LinkedIn
  • Print
Tumbuh dewasa pada masa The Depression sebagai orang Amerika-Irlandia mungkin berkaitan dengan kesederhanaan Feeney. Dengan motto “Saya pergi untuk bekerja keras, bukan untuk kaya”, co-founder dari Duty Free Shoppers diam-diam telah menjadi milyuner tetapi lebih diam – diam lagi dalam memberikan kekayaannya melalui yayasannya, Atlantic Philanthropies. Selain memberikan lebih dari $ 600 juta kepada almamater-nya Cornell University, dia telah memberikan miliaran dolar untuk sekolah, departemen penelitian dan rumah sakit.

Enggan menghabiskan jika ia tidak harus, Feeney mengalahkan Buffet dan Kamprad dalam kategori sumbangan, hanya kalah dari Yayasan Ford dan Yayasan Bill dan Melinda Gates. Mr. Feeney terbang dengan pesawat kelas ekonomi, membeli pakaian dari toko retail, dan tidak menghamburkan uang untuk lemari sepatu yang luas, berkata “anda hanya dapat memakai sepasang sepatu pada saat yang sama.” Dia membesarkan anak-anaknya dengan cara yang sama, menyuruh mereka bekerja pekerjaan musim panas yang sama dengan kebanyakan remaja.

Frederik Meijer

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • LinkedIn
  • Print
Jika anda tinggal di Midwest, kemungkinan besar anda akan belanja di Meijer’s chain of grocery stores. Meijer memiliki kekayaan lebih dari $5 milyar dan hampir setengah kekayaannya itu dikumpulkan ketika semua orang menyaksikan pendapatan bersih mereka jatuh di tahun 2009. Seperti Buffet, Meijer membeli mobil dengan harga yang beralasan dan
menggunakan mobil tersebut sampai rusak, dan sama seperti Kamprad, Meijer memilih motel – motel yang terjangkau ketika berpergian untuk kerja. Juga seperti Chuck Feeney, daripada memboroskan uangnya Mr. Meijer memfokuskan pada hal – hal yang berguna untuk masyarakat.

Kesimpulannya …

Rahasia kecil dari beberapa orang paling kaya di dunia adalah mereka jarang bersikap seperti orang paling kaya. Daripada memboroskan uang, mereka sibuk mencari tahu bagaimana menyimpan dan menginvestasikan uangnya agar memiliki lebih banyak lagi di masa depan. Hal itu adalah suatu kebiasaan yang mungkin perlu Anda pertimbangkan untuk dilakukan jika ingin membangun gudang uang Anda sendiri.

The following two tabs change content below.

Adrian Luis

Corporate Trainer & Professional Coach at Adrian Luis Training Group
Seorang Corporate Trainer & Professional Coach yang telah banyak membantu perusahaan nasional dan UKM serta organisasi non profit di Indonesia untuk meningkatkan kinerjanya. Topik utama yang sering dibawakan terkait Personal Management dan Organizational Management. Fokus dalam Training maupun Coaching adalah Transformasi, sesuai dengan mottonya: Building People and Transforming Lives. Saat ini aktif menjadi Narasumber di berbagai media seperti KerenPreneur iRadio Jakarta 89.6 FM, Suara Khatulistiwa Bangka, serta berbagai media lainnya. Undang Adrian Luis sekarang juga untuk menjawab kebutuhan pelatihan di perusahaan maupun organisasi Anda. Bersiaplah untuk terjadi transformasi! Have a Miracle Day and Expect Miracles! Thank you. I Love you.