+62-812-3035-1056 marketing@adrianluis.com

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • LinkedIn
  • Print

Setiap orang jika ditanya maukah meraih keberhasilan atau kesuksesan yang luar biasa dan signifikan di dalam hidupnya pastilah akan menjawab dengan satu jawaban yaitu MAU. Siapa sich di dunia ini orang yang tidak mau meraih kesuksesan dan keberhasilan dalam hidupnya? Seminimal – minimalnya pasti mau menjadi orang yang bermakna bagi orang lain.

Kadang kalanya orang tersebut sudah melakukan apa yang disebut ketekunan, akan tetapi tetap saja belum meraih kesuksesan ataupun keberhasilan yang menjadi cita – citanya tersebut. Ia pun sudah bersabar untuk setia dalam proses serta waktu telah dilaluinya. Akan tetapi kesuksesan dan keberhasilan yang diimpikannya belumnya terwujud juga.

Jadi apakah sebenarnya penghalang orang ini tidak bisa meraih kesuksesannya tersebut? Beberapa bulan yang lalu, melalui social media Twitter, saya mendapatkan sebuah ebook yang dikirimkan oleh salah seorang pembicara kelas dunia yang saya rasa pembaca semua pernah mendengarnya yaitu Joe Vitale. Joe Vitale waktu itu mengirimkan sebuah ebook yang berjudul “Attract Money NOW” yang dikirimkan langsung melalui private message kepada saya.

Hanya saja baru akhir – akhir ini saya baru sempat membaca ebooknya serta mempelajarinya. Ada satu poin penting menarik yang diulas oleh Joe Vitale ini. Dikatakan bahwa salah satu penyebab orang tidak bisa meraih kesuksesannya adalah karena ia tidak merasa dirinya layak atau pantas (deserve) menerima sesuatu yang terbaik yang bisa didapatkan. Inilah salah satu penyebab atau penghalang orang mencapai kesuksesan yang seharusnya bisa dia raih.

Apakah diri Anda saat ini mengalami hal yang sama seperti ini?

Misalnya saat kita sedang mau mengejar seseuatu, tiba – tiba saja kita merasa kalau diri kita tidak merasa layak untuk mencapainya atau merasa tidak enakan untuk meraih yang terbaik, atau merasa terlalu tinggi jika sampai hal itu menjadi kenyataan yang didapatkan. Hei, inilah perasaan – perasaan atau kondisi emosi yang menjadi penghalang kita untuk meraih kesuksesan atau keberhasilan yang seharusnya bisa dicapainya.

Seorang professional yang saat ini bekerja di sebuah perusahaan nasional di Indonesia pernah menceritakan sebuah impiannya untuk meraih penghasilan sekian rupiah. Saya kemudian bilang kepadanya, itu hal yang bagus sekali. Kemudian saya berkata, kalau begitu lakukan yang terbaik serta beri kontribusi yang maksimal dengan pekerjaanmu saat ini, kemudian mintalah promosi dari perusahaan.

Orang ini berkata, kalau saya melakukan yang terbaik serta memberikan kontribusi yang maksimal saya bisa. Tetapi kalau saya meminta promosi, rasanya saya kurang layak mendapatkannya serta tidak enak memintanya, takut saya dinilai sebagai orang yang rakus. Inilah yang akhirnya menjadi penghalang dimana seharusnya dia mampu mendapatkan income sejumlah yang dia minta. Hanya saja perasaan tidak layak ini yang membuatnya mundur dan hanya menerima apa yang diterimanya saat ini.

Berikut adalah contoh menarik lainya.

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • LinkedIn
  • Print

Sebuah iklan lowongan pekerjaan yang dibuat oleh Harvard Business School yang dipasang di USA Today Publication. Kedua iklan ini sama – sama dipasang di USA Today Publication. Kedua lowongan kerja ini merupakan lowongan kerja dengan jenis pekerjaan yang sama serta di perusahaan yang sama juga.

Hal yang unik terjadi disini. Lowongan pekerjaan dengan angka penghasilan lebih rendah, lebih banyak mendapatkan respon dibandingkan dengan lowongan pekerjaan yang menawarkan penghasilan yang lebih tinggi. Orang yang membaca iklan ini di dalam benaknya muncul pemikiran, apa ini benar? Ah, kayanya ini “too good to be true“. Inilah yang akhirnya membuat banyak orang merespon iklan dengan tawaran income yang lebih kecil hanya karena mereka merasa tidak layak!

Jika hal ini terjadi dalam diri kita, ayo stop hal ini. Karena hal ini akan sangat membatasi potensi yang bisa kita raih lebih lagi! Kalau begitu bagaimana donk solusinya?

Mari kita membuat yang namanya Victory Logs (catatan kemenangan atau keberhasilan) untuk setiap pencapaian yang telah kita raih. Hal pencapaian sekecil apapun juga tuliskanlah. Miliki buku catatan yang berisikan daftar pencapaian yang telah berhasil Anda raih. Inilah yang akan memunculkan keyakinan dalam diri kita kalau kita LAYAK untuk mendapatkan yang terbaik.

Memang lebih mudah kita membuat catatan mengenai apa yang perlu diperbaiki serta apa yang menjadi kelemahan kita. Akan tetapi, mari mulai saat ini kita membuat catatan keberhasilan dan pencapaian yang sudah kita raih. Dengan begini Anda pasti akan merasa lebih layak untuk menerima yang terbaik.

Mari mulai saat ini selain kita memiliki visi, melakukan segala sesuatu yang terbaik, memiliki ketekunan, mari tambahkan 1 hal lagi yaitu Anda layak juga untuk meraih yang terbaik! Semoga menginspirasi. Life to The FULLEST!

The following two tabs change content below.

Adrian Luis

Corporate Trainer & Professional Coach at Adrian Luis Training Group
Seorang Corporate Trainer & Professional Coach yang telah banyak membantu perusahaan nasional dan UKM serta organisasi non profit di Indonesia untuk meningkatkan kinerjanya. Topik utama yang sering dibawakan terkait Personal Management dan Organizational Management. Fokus dalam Training maupun Coaching adalah Transformasi, sesuai dengan mottonya: Building People and Transforming Lives. Saat ini aktif menjadi Narasumber di berbagai media seperti KerenPreneur iRadio Jakarta 89.6 FM, Suara Khatulistiwa Bangka, serta berbagai media lainnya. Undang Adrian Luis sekarang juga untuk menjawab kebutuhan pelatihan di perusahaan maupun organisasi Anda. Bersiaplah untuk terjadi transformasi! Have a Miracle Day and Expect Miracles! Thank you. I Love you.