+62-815-9988-487 marketing@adrianluis.com
(Last Updated On: 6 December 2017)

Meraih Keluarbiasaan Hidup Dengan Menjalani Hidup Sebagai Sebab
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • LinkedIn
  • Print

Apa Bedanya Orang Hebat & Gagal?

Ada pertanyaan yang menarik dan menantang. Apa perbedaan antara orang hebat dan gagal? Tentu saja kita akan menjawabnya dengan beragam jawaban. Bahkan bisa dipastikan jika ada perbedaan jawaban antara orang yang satu dengan lainnya.

Bagaimana dengan jawaban kita sendiri? Mudahnya, kita dapat mengambil dua contoh yang berbeda. Ambil satu orang yang kita kenal dan kita anggap sukses. Satunya lagi ambil satu orang yang kita anggap tidak sukses. Bandingkan keduanya. Mulai dari cara mereka menjalani hidup, membangun hubungan, berkomunikasi, bernegosiasi, mengambil keputusan sampai dengan cara mengendalikan dirinya.

Dimana Letak Perbedaan Yang Membuahkan Hasil Yang Lain?

Pertanyaan menarik berikutnya. Dimana letak perbedaan antara keduanya? Pasti kita dapat menemukannya. Mungkin itu masalah kesehariannya, kedisiplinannya, motivasinya, energinya, fokusnya sampai dengan bagaimana caranya dalam mengambil keputusan. Benar demikian kan?

Lihatlah, ternyata akar dari semua perbedaan mereka itu bersumber dari isi otak dalam tengkorak mereka yang tidak sama. Kasarnya kita dapat menyebutnya sebagai mindset. Yaitu mindset orang sukses dan mindset orang tidak sukses. Jadi jika kita ingin melejitkan diri dan meraih keluarbiasaan dalam hidup, segera curahkan perhatian kita pada mindset yang bersarang di kepala ini.

Apa Rahasia Untuk Meraih Keluarbiasaan Dalam Hidup?

Menurut pemahaman NLP, umumnya orang menjalani hidupnya dengan dua cara yang sederhana. Yaitu menjalani hidup sebagai akibat atau menjalaninya sebagai sebab. Apa perbedaan mendasar antara keduanya?

Mari kita simak perbedaannya yang membuat hasil yang mereka dapatkan berbeda tersebut :

Menjalani hidup sebagai akibat

Orang yang menjalani hidupnya sebagai akibat merasa jika seumur hidupnya bagaikan dikejar-kejar pemangsa. Bagaimana tidak? mereka selalu menyalahkan keadaan dan mencari kambing hitam jika mengalami kegagalan dan ketidaksuksesan. Dan biasanya fokus mereka akan terkuras demi mengurusi hal-hal yang tidak penting seperti ini. Artinya, mereka semakin jauh dan tertinggal dari tujuan yang mereka tetapkan.

Menjalani hidup sebagai sebab

Hampir dapat dipastikan jika semua orang sukses menjalani sebagian besar hidupnya dengan menjadi sebab. Apa yang mereka dapatkan sekarang adalah karena mereka yang membuatnya. Jadi tidak ada alasan bagi mereka untuk menyalahkan dan mencari kambing hitam dari kegagalan yang mereka dapatkan. Sebaliknya mereka menyadari benar jika hal tersebut adalah tantangan yang harus mereka tahlukkan.

Jadi untuk meraih keluarbiasaan dalam hidup, kita harus menjalani hidup sebagai sebab. Ciptakan pencapaian kita sendiri dan nikmati setiap prosesnya dengan nyaman. Beginilah cara NLP membuat perjuangan hidup kita menjai seperti petualangan yang mengasikkan.

The following two tabs change content below.

Adrian Luis

Corporate Trainer & Professional Coach at Adrian Luis Training Group
Seorang Corporate Trainer & Professional Coach yang telah banyak membantu perusahaan nasional dan UKM serta organisasi non profit di Indonesia untuk meningkatkan kinerjanya. Topik utama yang sering dibawakan terkait Personal Management dan Organizational Management. Fokus dalam Training maupun Coaching adalah Transformasi, sesuai dengan mottonya: Building People and Transforming Lives. Saat ini aktif menjadi Narasumber di berbagai media seperti KerenPreneur iRadio Jakarta 89.6 FM, Suara Khatulistiwa Bangka, serta berbagai media lainnya. Undang Adrian Luis sekarang juga untuk menjawab kebutuhan pelatihan di perusahaan maupun organisasi Anda. Bersiaplah untuk terjadi transformasi! Have a Miracle Day and Expect Miracles! Thank you. I Love you.