+62-815-9988-487 marketing@adrianluis.com
(Last Updated On: 6 December 2017)

Nilai & Keyakinan Saya Sangat Berbeda Jauh Dengan Orang Lain?
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • LinkedIn
  • Print

Nilai dan keyakinan seseorang tentunya sangat berbeda antara satu dengan yang lain. Jika kita panggil 10 orang ke dokter bedah otak dan ahli psikologis yang paling ahli sedunia kemudian kita minta tolong untuk membedah otaknya dan mengetahui apa saja nilai dan keyakinan yang ada pada setiap orang, tentu saja kita menemukan 10 perbedaan dari 10 orang yang ada.

Meskipun ada beberapa kesamaan, tetapi tetap saja ada yang berbeda. Padahal ketika mereka dilahirkan ke dunia (bayi), mereka hampir dapat dipastikan masih belum memiliki nilai-nilai dan keyakinan seperti yang mereka miliki sekarang. Jadi siapa yang telah mewarnainya?

Sebelum kita menguak dalang dari nilai dan keyakinan yang mengakar pada seseorang, kita perlu tahu jika nilai dan keyakinan ini sangat penting dalam kehidupan seseorang. NLP pun mempunyai banyak alasan untuk menjadikan hal ini sebagai fokus dan perhatian yang optimal.

Setelah kita sadari bersama jika nilai dan keyakinan itu bukanlah bawaan sejak lahir, maka kita perlu mencari tahu dari mana datangnya hal tersebut. Tentunya ada banyak hal yang mempengaruhinya dan setidaknya ada 10 hal yang akan kita ulas sekarang :

  • Pengalaman masa kecil

Ketika anak berusia sekitar 0 – 7 tahun, segala sesuatu yang diterimanya berpotensi menjadi nilai dan keyakinan yang mengakar pada otaknya.

  • Budaya yang berlaku di lingkungan
Baca Juga! :  Bagaimana Menggunakan Self Hypnosis Yang Dapat Diaplikasikan Tenaga Penjual ?

Banyak anak yang beragama sesuai dengan agama orang tuanya, banyak anak memiliki hobi yang sama dengan orang tuanya, atau apa yang dilakukan orang tua selalu melekat pada anak. Ibarat pepatah, “Kacang ora ninggal lanjaran”.

  • Modelling yang disengaja atau tidak

Pada masa pertumbuhan dan perkembangan anak cenderung memodel, mencontoh figur idolanya. Jika idolanya baik maka kemungkinan nilai dan keyakinannya juga ikut baik. Bagaimana jika sebaliknya?

  • Umpan balik dari orang lain

Apa yang diberikan orang tua dan orang lain yang berupa komentar, kritik akan membentuk citra diri anak. Apa yang akan terjadi jika mereka lebih sering mengkritik dari pada memuji?

  • Pengalaman yang sering terjadi

Jika setiap hari orang tua membiasakan anak untuk selalu mencuci tangan setiap mau makan, maka kebiasaan ini akan terbawa sampai tua. Bagaimana jika terjadi pembiasaan yang negatif?

  • Kelompok-kelompok terdekat

Kelompok yang ada disekitar tentu memiliki nilai yang sama atau bahkan bertolak belakang. Ada kecenderungan jika kita sering mencocokkan nilai atau keyakinan kita pada kelompok tersebut.

  • Pengalaman referensial

Kadang kala kita hanya butuh satu pengalaman yang besar dalam hidup untuk berubah. Misalnya membayangkan jika kita akan mendapat penghasilan sekian ratus juta atau bonus barang mewah jika bekerja sungguh-sungguh dengan mencari follower (seperti pada MLM).

  • Role models

Kita dapat mengadopsi secara langsung nilai atau keyakinan orang lain yang menginspirasi. Misalnya Soekarno yang ditakuti dan disegani oleh bangsa lain di dunia. Atau membaca kisah seorang pengemis cacat yang menyedekahkan salah satu barang termahal yang ia miliki (ginjal kanannya), dsb.

  • Budaya yang menjamur
Baca Juga! :  Bagaimana Menggunakan Self Hypnosis Yang Dapat Diaplikasikan Tenaga Penjual ?

Kita akan mengalami kesulitan untuk mengembangkan nilai dan keyakinan kita pada sebuah keluarga atau tempat kerja yang sudah memiliki budaya nilai dan keyakinan yang bertentangan.

  • Pengaruh media

Apa saja yang disuguhkan media akan berpengaruh dan menggeser nilai dan keyakinan kita, baik disadari atau tidak. bagaimana dengan pengalaman kita sendiri?

The following two tabs change content below.

Adrian Luis

Corporate Trainer & Professional Coach at Adrian Luis Training Group
Seorang Corporate Trainer & Professional Coach yang telah banyak membantu perusahaan nasional dan UKM serta organisasi non profit di Indonesia untuk meningkatkan kinerjanya. Topik utama yang sering dibawakan terkait Personal Management dan Organizational Management. Fokus dalam Training maupun Coaching adalah Transformasi, sesuai dengan mottonya: Building People and Transforming Lives.
Baca Juga! :  Bagaimanakah Keilmiahan dan Kerasionalan Hipnosis?
Saat ini aktif menjadi Narasumber di berbagai media seperti KerenPreneur iRadio Jakarta 89.6 FM, Suara Khatulistiwa Bangka, serta berbagai media lainnya. Undang Adrian Luis sekarang juga untuk menjawab kebutuhan pelatihan di perusahaan maupun organisasi Anda. Bersiaplah untuk terjadi transformasi! Have a Miracle Day and Expect Miracles! Thank you. I Love you.